Berita Terkini

JELANG TUTUP TAHUN KPU POLMAN IKUTI RAPAT KOORDINASI KPU SE-SULAWESI BARAT

Polewali: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan  Rapat Koordinasi dengan seluruh KPU Kabupaten Se-Sulbar dengan tema "Refleksi Akhir Tahun 2021 dan Rencana Kerja Tahun 2022" melalui Daring (30/12).  Bertempat di Media Center KPU Polewali Mandar, Komisioner KPU Polewali Mandar mengikuti Rapat Koordinasi bersama Sekertaris, Kasubag dan Staf Sekretariat KPU Kabupaten Polewali Mandar.  Ketua KPU Kabupaten Polewali Mandar, Rudianto, dalam keteranganya mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap dari kegiatan ini KPU sudah mempersiapkan diri menyongsong kegiatan tahun 2022. "Ini forum yang tepat untuk melaporkan kinerja di tahun 2021 sekaligus untuk menyiapkan segala sesuatunya menghadapi tahun 2022", ungkap Rudianto. Dalam kegiatan ini juga, Komisioner KPU Kabupaten Polewali Mandar juga melaporkan pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan pada tahun 2021 dan rencana kerja tahun 2022 berdasarkan divisi yang dibawahinya. Ketua Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas KPU Kabupaten Polewali Mandar, Munawir Ariffin, berharap ada output dari rapat kordinasi ini dan mengevaluasi kinerja kita selama tahun 2021. "Kami berharap dengan adanya rapat koordinasi ini memunculkan inovasi serta improvisasi untuk meningkatkan kualitas kinerja pelaksanaan program kerja kita kedepannya", ujar Munawir. Disisi lain, Sekretaris KPU Kabupaten Polewali Mandar, Anwar Sida dalam kegiatan ini melaporkan pencapaian serapan anggaran TA 2021. "Pada tahun 2021 ini, serapan anggaran KPU Polewali Mandar mencapai 99,12% ", tutup Anwar Sida. Selain KPU Polewali Mandar, seluruh jajaran KPU Se-Sulbar juga melaporkan hasil evaluasi dan kinerja serta rencana kerja masing-masing dalam rangka mempersiapkan diri menuju Pemilu dan Pemilihan tahun 2024. (Humas/KPU Polewali Mandar)

KPU POLEWALI MANDAR PERKUAT PENGAMANAN KATA SANDI

Polewali: Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Polewali Mandar (KPU Polewali Mandar) kembali menggelar Rapat Pleno Rutin yang dihadiri oleh seluruh Komisioner KPU, Sekretaris, Kasubag dan Staf di Aula Media Center KPU Polewali Mandar (29/12). Dalam rapat tersebut, Ketua KPU Polewali Mandar, Rudianto mengarahkan kepada seluruh jajaran KPU untuk memperkuat pengamanan (sekuritas) kata sandi terhadap seluruh media sosial dan email KPU agar tidak mudah diretas menjelang Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 mendatang. "Sesuai surat intruksi KPU RI terkait Penerapan pengamanan kata sandi (password) di seluruh jajaran KPU, maka kita wajib mengamankan dan minimal mengganti Password (kata sandi) khususnya media sosial dan email kita minimal sekali dalam sebulan", terang Rudianto. Selain itu, Ketua Divisi Data, Perencanaan dan Program KPU Polewali Mandar, Muslim, mengharapkan agar tersedianya penanggungjawab terhadap kata sandi dan email yang dimiliki oleh KPU Polewali Mandar. "Jadi, sebaiknya kita mendata dan menentukan penanggungjawab masing-masing media sosial dan email kita agar mampu memproteksi sedini mungkin keamanan data kita kedepannya", sambung Muslim. Selain membicarakan terkait Pengamanan kata sandi media sosial, website dan email KPU Polman, rapat tersebut juga membicarakan terkait rencana persiapan Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Evaluasi dan Rencana Kerja (Renja) yang akan dilaksanakan oleh KPU Provinsi. (Humas/KPU Polewali Mandar)

PDPB; Ikhtiar KPU Jaga Kualitas Data Pemilih Dimasa Non Tahapan Pemilu

DISKURSUS wacana tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) terus mengemuka beberapa tahun belakangan ini. Jika menilik dari ikhwal dicetuskannya PDPB adalah lahir sebagai respon dialektik untuk menjawab harapan-harapan publik agar kualitas data Pemilu semakin membaik dan meretas berbagai polemik yang seringkali berkembang utamanya saat-saat pelaksanaan Pemilu.Polemik tersebut salah satunya dalam Pemilu 2019, Bawaslu RI menemukan 1.013.067 identitas pemilih ganda pada daftar pemilih tetap (DPT) tersebar di 285 kabupaten/kota dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, polemik ini dipicu oleh akurasi data dinilai ‘tidak valid’.Sistem Pendaftaran Pemilih.  Secara konseptual dikenal dua jenis sistem pendaftaran pemilih, yakni berdasarkan skala periode waktu dan berdasarkan hak dan kewajiban. Berdasarkan skala periode waktu, sistem pendaftaran pemilih ada tiga jenis, yaitu periodic list, continuous register dan civil registry.Sistem periodic list adalah adalah hanya untuk pemilu tertentu saja. Pendaftaran pemillih dilakukan setiap kali hendak menyelenggarakan Pemilihan Umum sebagaimana diterapkan selama enam kali pemilihan umum pada era orde baru.Sistem continuous register or list adalah sisitem pendaftaran pemilih untuk pemilu yang berkelanjutan. Artinya daftar Pemilih Pemilu tidak dibuang melainkan dimutakhirkan untuk digunakan pada pemilu berikutnya (Surbakti, R dkk., 2011). Sementara civil registry adalah pendaftaran pemilih yang didasarkan pada pencatatan sipil.pemilih sebagaimana diatur dalam regulasi Pemilu.Secara konvensional alur proses pemutakhiran data pemilih dalam tahapan pemilu tidaklah sesederhana yang terfikirkan, alur proses dengan durasi waktu yang lama, melibatkan banyak pihak pemangku kepentingan dan melibatkan banyak pelaku penyelenggara dari tingkat paling bawah level TPS yakni PPDP, PPS pada tingkat desa, PPK pada tingkat kecamatan sampai dengan KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi dan KPU Nasional. Proses pemutakhiran data pemilih dalam Pemilu dimulai dilaksanakan saat diserahkannya Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) oleh Dirjen Dukcapil Kemendagri RI kepada KPU selambat-lambatnya 14 bulan sebelum hari Pemungutan suara (UU Nomor 7 tahun 2017, pasal 201 ayat 6). Data DP4 tersebut kemudian diolah oleh KPU disinkronisasi dan disandingkan dengan DPT Pemilu/Pilkada sebelumnya, selanjutnya diserahkan kepada PPK/PPS untuk dilakukan Pencocokan dan Penelitian secara faktual dengan mendatangi rumah-rumah warga oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). (Tribun-Sulbar.Com) 

REALISASI ANGGARAN 2021 KPU POLEWALI MANDAR MENCAPAI 99,21 PERSEN

Polewali: KPU Kab. Polewali Mandar (Polman) dalam Rapat Pleno Rutin menetapkan realisasi anggaran mencapai 99,21 persen. Dalam Rapat Pleno Rutin yang di hadiri oleh Komisioner KPU Kab. Polman, Sekretaris para Kasubag serta Staf ASN dan Honorer juga membahas Evaluasi kinerja SDM KPU Kab. Polman selama Tahun 2021. Rabu (22/12). Dalam rapat tersebut, Ketua KPU Kab. Polman, Rudianto, berharap agar realisasi anggaran dapat tercapai pada periode akhir Desember. “Kita berharap bahwa realisasi anggaran pada saat laporan keuangan akhir Desember Tahun 2021 dapat tercapai“, ujar Rudianto. Selain itu, Komisioner KPU Kab. Polman Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Munawir Ariffin juga menyampaikan agar Evaluasi Kinerja Tenaga Honorer dan pemberian penghargaan kepada Tenaga Honorer yang bekerja dengan baik dapat dilaksanakan oleh Sekretariat KPU Kab. Polman. “Saya berharap kedepan demi memaksimalkan kinerja SDM khususnya Tenaga Honorer, Sekretariat KPU Kab. Polman dapat melakukan evaluasi dan memberikan penghargaan kepada Tenaga Honorer kita yang bekerja dengan maksimal “, Ucap Munawir Ariffin. Rapat Pleno Rutin ini diadakan di Aula Media Center Kantor KPU Kab. Polewali Mandar. ( Humas/ KPU Polman ).

KPU POLEWALI MANDAR DAN KPU PROVINSI SULAWESI BARAT BAHAS RANCANGAN MOU DENGAN KAMPUS

Polewali, Ketua Komisi pemilihan Umum Kabupaten Polewali Mandar menerima kunjungan kerja Anggota KPU Provinsi Sulawesi Barat, Adi Arwan Alimin di ruang kerja Ketua KPU Polewali Mandar (16/12). Dalam kunjungan tersebut, Adi Arwan Alimin selaku anggota KPU Provinsi Sulawesi Barat diterima langsung oleh Rudianto, Ketua KPU Polewali Mandar, Munawir Ariffin, Anggota KPU Polewali Mandar Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas, Andi Rannu Anggota KPU Polewali Mandar Divisi Hukum dan Pengawasan, serta Nurjannah Waris Divisi Teknis Penyelenggaraan membahas tentang rencana Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kampus terkait Kelas Pemilu, Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Riset Kepemiluan dan Data. Menurut Rudianto, kerjasama ini penting dalam rangka pelibatan dan partisipasi stakholder dalam penyebarluasan informasi kepemiluan khususnya bagi insan akademik di kampus-kampus khususnya yang ada di Sulbar. "Rancangan kegiatan MoU bersama pihak kampus penting untuk dilakukan demi meningkatkan pelibatan masyarakat, khususnya institusi kampus dalam rangka mendorong penyebarluasan informasi kepemiluan kita jelang Pemilu dan Pilkada yang akan datang khusunya kepada insan akademik yang ada di kampus-kampus", ungkap Rudianto. Dalam pertemuan ini juga, anggota KPU Provinsi Sulawesi Barat, Adi Arwan Alimin meminta kepada KPU Polewali Mandar agar melakukan inovasi Sosialisasi Pendidikan Pemilih untuk mencerdaskan pemilih dan meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilu ataupun pilkada yang akan digelar di tahun 2024. "Perlu kita membuat terobosan dalam hal sosialisasi pendidikan pemilih salah satunya bekerja sama dengan pihak kampus yang nantinya diharapkan kerjasama dengan kampus ini bukan hanya dalam satu kali kegiatan tetapi dilaksanakan secara berkesinambungan kalau perlu dimasukkan dalam dalam kurikulum termasuk dalam bentuk kelas Pemilu dikampus," terang Adi Arwan. Hal ini diperlukan MoU dengan pihak kampus sebagai awal kerjasama untuk melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih berkelanjutan. Rencana kerjasama dan MoU ini sedianya akan dilakukan di Kampus Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman). Sebagaimana telah dilakukan pertemuan sebelumnya dengan Rektor dan jajaran Kampus Unasman. (Humas/KPU Polewali Mandar)

KPU KAB. POLMAN MENGGELAR RAPAT PLENO RUTIN MEMBAHAS HASIL RAPAT EVALUASI DAN MAKSIMALISASI KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN KPU KAB. POLMAN

Polewali: KPU Kab. Polman menggelar Rapat Pleno Rutin membahas Hasil Rapat Evaluasi dan Maksimalisasi Kinerja Pegawai di lingkungan KPU Kab. Polman dan lanjutan pembahasan draf rancangan anggaran dan kegiatan pemilihan serentak 2024 di Aula Media Center KPU Kab. Polman, Kamis (16/12/2021). Dalam sambutannya, Ketua KPU Kab. Polman, Rudianto, menyampaikan bahwa rapat pleno rutin yang sebelumnya dilaksanakan dengan dua metode yakni tatap muka dan daring kini dilakukan secara tatap muka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Anggota KPU Kab. Polman, Munawir Ariffin, menekankan pentingnya dilaksanakan evaluasi kinerja setiap tahunnya. "Soal evaluasi Ini penting kita lakukan tiap tahun agar ada penyegaran kinerja dalam organisasi menghadapi kerja-kerja kepemiluan. Kesetiaan/loyalitas kita berada pada sistem kerja sehingga semua bisa bekerja pada bidangnya masing-masing", ujarnya. Sekretaris KPU Kab. Polman, Anwar Sida, dalam kesempatannya juga menyampaikan realisasi kegiatan yang telah disepakati dalam rapat pleno rutin sebelumnya serta penyampaian hasil kesepakatan dalam rapat evaluasi di tingkat sekretariat. Rapat Pleno Rutin ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU Kab. Polman, Sekretaris KPU Kab. Polman, para Kasubag serta seluruh staf sekretariat KPU Kab. Polman.