Berita Terkini

KPU POLEWALI MANDAR GELAR RAPAT PLENO RUTIN

Hai #TemanPemilih, Komisi Pemiliban Umum (KPU) Polewali Mandar kembali melaksanakan Rapat Pleno Rutin yang dilaksanakan di Ruang Rapat KPU Polman Lantai 2 , Rabu (10/9/2025). Rapat pleno rutin ini dipimpin Ketua KPU Polman Nurjannah Waris, dihadiri Anggota KPU Polman masing-masing Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM Andi Rannu, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Heri Dahnur Syam, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi Munawir Ariffin, dan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Rudianto, serta Sekretaris KPU Polman Baharuddin. Rapat pleno rutin juga diikuti jajaran Kasubag dan staf KPU Polman. Selain memaparkan tindaklanjut hasil Rapat Pleno Rutin sebelumnya dan realisasi anggaran, rapat pleno rutin kali ini juga membahas agenda yaitu Menindaklanjuti Surat KPU RI Nomor 1109/PL.01-SD/06/2025 tertanggal 26 Juni 2025 perihal Penjelasan Pelaksanaan Kegiatan Pasca Pemilu dan Pemilihan, Melakukan kajian teknis terkait pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. #KPUMelayani

KETUA KPU HADIRI WISUDA SARJANA DAN DIES NATALIS KE 21 UNIVERSITAS AL ASYARIAH MANDAR

Hai #TemanPemilih Ketua KPU Kabupaten Polewali Mandar, Nurjannah Waris, menghadiri Wisuda Sarjana dan Dies Natalis ke-21 Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) yang berlangsung di Gedung Gabungan Dinas (Gadis) Polewali Mandar, Selasa (9/9/2025). Kehadiran Ketua KPU Kabupaten Polewali Mandar tersebut merupakan wujud dukungan terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam mencetak generasi muda yang berilmu, berkarakter, dan siap berperan aktif dalam pembangunan daerah. #KPUMelayani

KPU POLMAN IKUTI SOSIALISASI ANTI KORUPSI DAN PENGENDALIAN GRATIFIKASI

Hai #TemanPemilih KPU Kabupaten Polewali Mandar mengikuti Sosialisasi Antikorupsi dan Pengendalian Gratifikasi pada KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten Kota yang dilaksanakan oleh KPU Republik Indonesia melalui Zoom Meeting, Senin (8/9/2025). Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Kabupaten Polewali Mandar, Nurjanah Waris, Anggota KPU Kabupaten Polewali Mandar, Andi Rannu, Heri Dahnur Syam, Munawir Ariffin, Rudianto, Sekretaris Baharuddin, Kasubag serta Staf. #KPUMelayani

PERINGATI HARI LITERASI INTERNASIONAL, KPU POLMAN GELAR SOSIALISASI PENDIDIKAN PEMILIH PEMULA

Polewali - kab-polewalimandar.kpu.go.id - Dalam rangka memperingati Hari Literasi Internasional yang jatuh pada 8 September 2025, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) melaksanakan Program Sosialisasi Pendidikan Pemilih bagi pelajar SMA/MA sederajat. Kegiatan ini dikemas dalam acara “KPU Polman Membaca Bareng Siswa sambil Terima Materi Pendidikan Pemilih (KPU Polman Membawa Teman Pemilih)”, yang digelar di Aula Lantai 2 Kantor KPU Kabupaten Polewali Mandar, Jl. K.H Wahid Hasyim No. 02, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.Senin (8/9/2025).  Sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan siswa dari sejumlah sekolah, yakni SMA Negeri 1 Polewali, SMA Negeri 2 Polewali, SMA Negeri 3 Polewali, dan MAN 2 Matakali. Masing-masing sekolah mengutus lima orang siswa sebagai peserta. Ketua KPU Kabupaten Polewali Mandar, Nurjannah Waris, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar peringatan Hari Literasi Internasional, melainkan juga upaya memperkuat literasi demokrasi di kalangan pelajar.  “Generasi muda adalah pemilih potensial pada pemilu dan pemilihan mendatang. Karena itu, literasi demokrasi harus diperkuat sejak dini agar mereka mampu menggunakan hak pilih secara cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kabupaten Polewali Mandar, Andi Rannu, menekankan pentingnya melibatkan siswa dalam kegiatan pendidikan pemilih.  “Melalui kegiatan KPU  membaca bersama Siswa  sambil Terima Materi Pemilihan, kami ingin memperlihatkan bahwa literasi penting bagi para siswa, termasuk pemahaman politik dan demokrasi. Harapannya, siswa dapat menjadi agen penyebar informasi yang benar tentang pemilu dan pemilihan di lingkungan sekolah dan keluarga mereka,” jelasnya. Acara berlangsung mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai, dengan agenda membaca bersama, penyampaian materi pendidikan pemilih, serta diskusi interaktif antara narasumber dan pelajar. Melalui momentum Hari Literasi Internasional, KPU Kabupaten Polewali Mandar menegaskan bahwa literasi tidak hanya sebatas membaca teks, tetapi juga literasi politik dan demokrasi, yang sangat penting bagi pembentukan pemilih cerdas dan berintegritas.(Humas/KPU Polman)*.

SAMBUT HARI LITERASI INTERNASIONAL, KPU POLMAN SIAPKAN KEGIATAN LITERASI PEMILIH BAGI SISWA SMA/MA SEDERAJAT

Polewali - kab-polewalimandar.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) terus gencar melaksanakan sosialisasi dan kegiatan pendidikan pemilih untuk meningkatkan literasi dan partisipasi pemilih dalam setiap pelaksanaan pemilu dan pilkada.  Setelah rutin melaksanakan kegiatan "KPU BerPasar (KPU Polman Bersosialisasi dan Mengajak Partisipasi Masyarakat)" yang menyasar sejumlah pasar tradisional di wilayah Polman sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi pendidikan pemilih, KPU Polman melalui Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM (Sosdiklih, Parmas, dan SDM) kini menggagas program sosialisasi bertajuk "KPU Polman Membawa Teman Pemilih" yang merupakan bagian dari "KPU Polman Membaca Bareng Siswa dan Terima Materi Pendidikan Pemilih". Ketua KPU Polman Nurjannah Waris mengungkapkan hal tersebut seusai pelaksanaan Rapat Pleno Rutin KPU Polman, Rabu (3/9/2025). Kegiatan tersebut, jelasnya, akan dilaksanakan perdana di Kantor KPU Polewali Mandar bertepatan dengan Hari Literasi Internasional pada 8 September 2025 mendatang. “Kegiatan ini akan kami laksanakan perdana pada tanggal 8 September besok bertepatan dengan Hari Literasi Internasional. Ini sekaligus meramaikan momentum hari literasi tahun ini,” ungkapnya.  Lebih lanjut dijelaskan, para siswa SMA/MA Sederajat adalah para calon pemilih pemula dan sebagiannya juga pemilih muda bagi yang pernah menjadi pemilih pada pemilu dan pilkada 2024 lalu. “Sehingga literasi dan pendidikan pemilih ini menjadi penting. Dan yang terpenting, ini juga sejalan dengan Program terbaru Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Gerakan Sulbar Mandarras, yakni para siswa SMA Sederajat yang diwajibkan telah membaca 20 buku sebagai syarat izin bagi mereka nanti. Jadi Program KPU Polman Membawa Teman Pemilih ini jelas sejalan dengan Program Sulbar Mandarras tersebut,” jelasnya. Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Polman Andi Rannu membeberkan, esensi dari kegiatan "KPU Polman Membawa Teman Pemilih" ini adalah bagaimana memaksimalkan metode sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada generasi muda khususnya pelajar SMA/SMK sederajat. Agenda utama kegiatannya, jelas Andi, yakni KPU Polman mengundang sejumlah perwakilan siswa dari beberapa SMA/MA yang ada di wilayah kecamatan Polewali untuk hadir bersama-sama di kantor KPU Polman. “Kegiatannya diisi dengan sosialisasi pendidikan pemilih melalui materi yang akan disampaikan, sekaligus secara langsung mengajak siswa dan siswi yang hadir untuk membaca buku secara bersama-sama. Kami menyediakan sejumlah buku bertema kepemiluan dan demokrasi sebagai bahan bacaan nanti,” jelas Andi.  Ia menambahkan, tujuan utama dari kegiatan ini dimaksudkan dalam rangka membekali dan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para pelajar SMA/SMK terkait pemilu dan pemilu. (Humas/KPU Polman)*.

KPU POLEWALI MANDAR GELAR LA KAJI BAHAS TOPIK REGULASI PDPB

Polewali - kab-polewalimandar.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Polewali Mandar menggelar kegiatan Selasa Mengkaji (La Kaji) yang kali ini mengambil topik kajian seputar regulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Selasa (02/09/2025). Kegiatan yang diikuti oleh Ketua dan Anggota KPU Polewali Mandar, Sekretaris, Kepala Sub Bagian dan staf KPU Polewali Mandar ini dilaksanakan secara hibrid melalui luring dan dare menggunakan zoom meeting.  Dalam pelaksanaan La Kaji ini membahas secara mendalam PKPU Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, yang menggantikan PKPU Nomor 6 Tahun 2021. Ketua KPU Kabupaten Polewali Mandar, Nurjannah Waris, dalam berbagai hal menegaskan bahwa kajian penguatan penting untuk menyamakan persepsi seluruh jajaran, sekaligus memperkuat pemahaman teknis terhadap aturan baru. “Kegiatan LA Kaji ini menjadi ruang menambah wawasan bagi satker KPU Polewali Mandar, dengan tujuan mengkaji isu-isu kepemiluan yang diperuntukkan bukan hanya bagi anggota KPU Kabupaten Polewali Mandar, tetapi juga seluruh pegawai sebagai penyelenggara. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kualitas kelembagaan KPU Kabupaten Polewali Mandar,” tegasnya. Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Polewali Mandar, Rudianto, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membahas beberapa ketentuan terkait program non tahapan.  “Dalam kegiatan ini kita membahas lebih mendalam terkait ketentuan yang menjadi pedoman program-program di non tahapan,” ujarnya. Senada dengan itu, Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Polewali Mandar, Munawir Ariffin, menekankan pentingnya penguatan tata kelola data dan pemanfaatan teknologi informasi. “Kita juga harus serius dalam melindungi data pribadi, karena yang dijaga bukan hanya jumlah pemilih, tetapi juga keamanan informasi mereka,” jelas Munawir. Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kabupaten Polewali Mandar, Andi Rannu, menekankan bahwa regulasi PDPB tidak hanya soal teknis pengelolaan data, tetapi juga berkaitan erat dengan partisipasi masyarakat. “Daftar pemilih yang akurat tidak bisa tercapai tanpa keterlibatan aktif masyarakat. Oleh karena itu, tugas kami adalah memperkuat sosialisasi dan pendidikan pemilih agar warga memahami pentingnya data pemeriksaan mereka. Regulasi yang baik harus ditopang oleh kesadaran dan partisipasi masyarakat,” jelas Andi. Sementara itu, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Polewali Mandar, Heri Dahnur Syam, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap regulasi adalah syarat mutlak dalam setiap tahapan PDPB. “Setiap proses pemutakhiran data pemilih harus dilakukan sesuai aturan hukum yang berlaku dan diawasi dengan ketat. Dokumentasi, pleno terbuka, dan pengumuman hasil rekapitulasi wajib dijalankan secara transparan, sehingga dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” tegas Heri. Melalui ruang virtual tersebut, peserta mendiskusikan sejumlah aspek teknis, mulai dari mekanisme pleno terbuka, integrasi data dengan Disdukcapil, pengumuman hasil rekap, hingga tata kelola masukan masyarakat. Dengan terselenggaranya La Kaji ini, KPU Kabupaten Polewali Mandar berharap dapat meningkatkan kapasitas kelembagaan sekaligus menjaga kualitas data pemilih yang akurat, senior, dan dapat dipercaya sebagai landasan suksesnya Pemilu dan Pemilu mendatang. (Humas/KPU Polman).